KELOMPOK 11


BAGUS BIMA PUTRA - RESQIA INDAH ATSILA - IRFAN MAHADIKA NURHAKIM




FIRST TRAVEL


 


First travel adalah agen perjalanan yang melayani perjalanan ibadah umrah yang berada di bawah naungan PT First Anugerah Karya Wisata. Agen perjalanan ini didirikan pada tanggal 1 Juli 2009 yang memulai usahanya dengan menyewa ruko kecil di Stasiun Depok Lama. Pada awalnya, usaha ini berbentuk agen perjalanan wisata domestik dan internasional untuk klien perorangan maupun perusahaan yang berada di bawah naungan CV First Karya Utama yang didirikan oleh Andika Surachman dan Anniesa Desvitasari Hasibuan.
Untuk menjalankan usaha tersebut, mereka memperoleh modal dari hasil menggadaikan rumah orangtua Anniesa. Perjalanan usaha Andika memiliki banyak lika-liku, termasuk rumah yang digadaikan disita oleh bank hingga kehabisan modal yang membuat mereka harus memindahkan kantor First Travel ke sebuah garasi kontrakan di Mekarsari. Hingga akhirnya, First Travel mendapat angin segar berupa tawaran untuk memberangkatkan umrah sejumlah pegawai Bank Indonesia dan Pertamina. Hal ini membuat First Travel mengubah arah bisnisnya. Inilah titik balik yang membuat First Travel dikenal seperti sekarang.
Kesuksesan yang telah diraih tidak bertahan lama. Pada 2015, mencuatnya kabar penelantaran calon jemaah umrah terus bergulir hingga pada 2018 banyak korbannya mulai angkat bicara melalui media. Sejak saat itu, tudingan miring makin santer terhadap First Travel, yang diduga melakukan penipuan lewat promosi biaya umrah super murah.

1.            Internal Public : karyawan First Travel
Karena karyawan First travel berada di dalam organisasi dan secara fungsional memiliki tugas, pekerjaan, hak dan kewajiban tertentu.
Eksternal Public : calon dan jemaah umrah First Travel
Karena calon dan jemaah umrah bukan bagian dari oganisasi, tetapi harus tetap membina hubungan yang baik.

2.           Primary public : jemaah umrah
Karena jemaah umrah elemen utama yang berhubungan langsung dan sangat dibutuhkan oleh organisasi.
Secondary public : media
Karena media cukup berpengaruh walaupun tidak signikan terhadap perusahaan.
Marginal public : masyarakat Indonesia
Karena masyarakat Indonesia secara luas sama sekali tidak memiliki pengaruh terhadap perusahaan.

3.           Traditional public : jemaah
Karena merupakan anggota dalam bisnis ini
Future public : calon jemaah
Karena calon jemaah merupakan target publik yang ingin di capai sebagai sumber pendapatan perusahaan.

4.          Proponent public : agen First Travel yang juga merupakan alumnus pengguna First Travel yang ditugaskan untuk mempromosikan pengalamannya saat menggunakan First Travel
Karena agen ini memiliki tugas untuk melaksanakan kegiatan word-of-mouth untuk meyakinkan calon jemaah agar bersedia menggunakan jasa First Travel yang berarti mendukung berjalannya kegiatan bisnis tersebut.
Opponent public : Agent Travel umroh lainnya
Karena agent travel lainnya termasuk competitor yang menyediakan layanan dan fasilitas yang jauh lebih baik, yang menjadi kelemahan first travel.
Uncomitted public : Masyarakat
                                  Karena masyrakat tidak terlibat dalam kasus first travel.

5.      Silent majority : karyawan first travel, karena karyawan tersebut memilih untuk diam untuk menjaga citra firs travel.
Vocal minority : jemaah umrah yang berani menyuarakan, karena jemaah-jemaah tersebut berani melaporkan ke pihak berwajib dan menyampaikannya kepada awak media.






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Analisis Publik “Kasus PT Ultrajaya Milk Adanya Benda Mirip Kaki Katak Dalam Kemasan Susu”

Kasus PT Ultrajaya Milk Adanya Benda Mirip Kaki Katak Dalam Kemasan Susu

RUMOR